Brilio. sarang – Mendahului kariernya sebagai finalis Karakter Lucu Indonesia tahun 2012 silam, Mumuk Gomez lulus menunjukkan eksistensinya di dunia hiburan. Bukan hanya menghiasi program acara televisi sebagai presenter, pemilik nama penuh Nurul Mukharomah juga melebarkan sayapnya sebagai pemain film layar lebar.

Namun serupa itu, kendati dikenal sebagai orang yang lucu dan humoris, rupanya perasaan pahit serta sedih juga pernah dirasakan oleh gadis kelahiran Kulon Progo, Yogyakarta ini. Pasalnya ia kerap mendapat ucapan negatif yang sering diterimanya baik lewat kolom catatan Instagram maupun melalui perintah langsung.

foto: Instagram/@mumukgomez


Kok bisa percaya muncul dengan fisik yg sejenis kak? Kenapa ga pake behel kak? Pasti lebih cantik. Coba kurusan kak, lebih enak dilihatnya benar, ” tulisnya mengawali caption postingannya yang dilansir brilio. sarang pada Rabu (10/3).

Loading…


Bukan tak mungkin jika situasi tersebut membuat Mumuk salah hati dan merasa sedih. Namun, seiring berjalannya waktu, ilustrator 25 tahun ini berpunya menerima kondisinya. Kini, Mumuk menegaskan kalau dirinya tak sakit hati, putus asa atau merasa menyalahkan diri sendiri ketika ada ucapan serupa yang ditujukan kepadanya.

Lara hati? No. Putus asa? No. Merasa tidak indah? BIG NO. Dulu sempat iya, namun setelah mencuaikan berbagai fase hidup belakangan kini ku bisa berdamai dengan apa yang sering orang lihat pertama kala dari diri ini, ” ungkapnya.

Tak dilewatinya dengan mudah begitu saja, komedian yang selalu pemain film layar lebar ini mengungkapkan melalui 3 fase dalam menghadapi suasana ini. Antara lain fase penerimaan atas apa yang sudah diberikan kepadanya, fase masa bodoh, dan fase melihat sesuatu dari sudut pandang lain.

Fase Penerimaan, pada akhirnya aku menyadari apa yang telah Tuhan perbolehkan, tidak bisa kita penentangan atau revisi. Yasudah, sejenis ini adanya. Fase Masa Bodoh, di fase ini jujur aku lebih sering merasakan kasihan dan tertawa bila masih ada yang komen “ih jelek bgt si”, ” terangnya.

Fase Melihat segala segalanya dari sudut pandang lain, ini yang sedang ku pelajari hingga hari tersebut. Mungkin tidak semua ucapan bermaksud jahat seperti menghina, adakalanya beberapa komentar menghunjam dengan sopan dengan rencana memberi saran, ” imbuh Mumuk.

Dalam akhir kalimatnya, kekasih sejak Eno Retra ini membaca bahwa semua itu bersandar pada setiap orang yang meresponnya. Akankah ditanggapi dengan marah dan balik menyampaikan ucapan yang serupa ataupun cuek dan kembali mensyukuri apa yang sudah didapatkan.

foto: Instagram/@mumukgomez

Jadi keputusannya kembali pada diri, akankah terus mengutuk apa yang telah Tuhan beri? ataukah ingin merawat diri sehingga muncul rasa syukur dengan tiada akhir hingga tak peduli cacian iri? ” lanjutnya.

Melanda ungkapan bijak yang disampaikan Mumuk Gomez melalui unggahannya di Instagram, banyak dengan kemudian merespons dengan titik berat positif. Beberapa rekan artis bahkan memuji Mumuk dengan bersikap keren dalam menanggapi pemberitaan negatif mengenai dirinya.

Nabila! Keren bener lu!, ” tutur @aciresti

Cakep benar sih, ” prawacana @anwar_bab

Wes ra usah ono seng di rubah nduk,,, ayumu wes terpancar soko atimu (Sudah nggak menetapkan ada yang dirubah, cantikmu sudah terpancar dari hatimu), ” puji @reni. armel

Recommended By Editor